Tampilkan postingan dengan label Bunda Sayang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bunda Sayang. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Desember 2017

Aliran Rasa Tantangan Level 10

Mendongeng atau berkisah merupakan salah satu metode untuk menanamkan karekter tanpa menggurui. Saya sangat merasakan dampak positifnya bagi diri sendiri. Hingga sekarang pun saya lebih senang membaca kisah, cerita atau dongeng. Memperhatikan karakter dari sebuah kisah seperti belajar memahami karakter orang disekitar. Menambah pemahaman dan tahu cara bersikap jika bertemu dengan karakter seperti itu.
Pada tantangan level ini saya masih tertatih untuk mencoba mendongeng. Objeknya yang jarang saya temukan, karena saya lebih banyak berinteraksi dengan orang dewasa. Saya berusaha mencari celah dengan berkisah tentang para sahabat nabi atau 'true story' pengalaman pribadi orang-orang yang pernah saya temui. Karena ternyata dengan menceritakan kisah/ pengalaman nyata itu bisa membangkitkan perasaan dan menanamkan kepercayaan. Ini juga yang terkadang saya pakai untuk mensugesti pasien yang dulu membeli obat agar mereka percaya dan mau membeli obat tersebut tentu bukan cerita yang dibuat-buat atau mengada-ada juga.
Semangat berkisah, semangat berbagi 😊.

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Minggu, 17 Desember 2017

Tantangan 10 Hari Kelas Bunda Sayang level 10 #H10

Hari ahad. Libur pekan ini saya manfaatkan untuk istirahat di rumah. Seharian ini bersama adek. Dia tu senengnya ngikuti saya saja. Saya mencuci dia juga ikut mencuci, saya mandi dia juga mandi, saya makan pun dia ikut makan. Ini juga karena televisi kita yang rusak, jadi dia tidak terfokus ke televisi. Kemaren dia sempat bilang kalau mau manggil tukang service nanti yang mau bayar separo ma ibu. Tadi saya tanya, kenapa tidak jadi manggil tukang service? Yang ngantar tidak tau rumahnya jawab adek saya. Gimana kalau nabung dulu? Kamu ngumpulin uang nanti kita paroan. Kalau sudah beliin televisi yang agak besar. Dia setuju dengan ide itu. Terus dia jawab, nanti uang sakunya kalau masih mau minta lagi. Kaya temennya katanya. Kalau kamu nggak ngojek lebih hemat lagi, uangnya cepet terkumpul. Dia masih berfikir. Saya kasih ide lagi, uang yang kadang dikasihkan ke kamu ditabung biar cepet kumpul. Dia sepakat.
Televisi, masih menjadi pertimbangan setiap kali mau memperbaiki, beli baru atau dibiarkan begitu saja.

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Tantangan 10 Hari Kelas Bunda Sayang level 10 #H10

Hari ahad. Libur pekan ini saya manfaatkan untuk istirahat di rumah. Seharian ini bersama adek. Dia tu senengnya ngikuti saya saja. Saya mencuci dia juga ikut mencuci, saya mandi dia juga mandi, saya makan pun dia ikut makan. Ini juga karena televisi kita yang rusak, jadi dia tidak terfokus ke televisi. Kemaren dia sempat bilang kalau mau manggil tukang service nanti yang mau bayar separo ma ibu. Tadi saya tanya, kenapa tidak jadi manggil tukang service? Yang ngantar tidak tau rumahnya jawab adek saya. Gimana kalau nabung dulu? Kamu ngumpulin uang nanti kita paroan. Kalau sudah beliin televisi yang agak besar. Dia setuju dengan ide itu. Terus dia jawab, nanti uang sakunya kalau masih mau minta lagi. Kaya temennya katanya. Kalau kamu nggak ngojek lebih hemat lagi, uangnya cepet terkumpul. Dia masih berfikir. Saya kasih ide lagi, uang yang kadang dikasihkan ke kamu ditabung biar cepet kumpul. Dia sepakat.
Televisi, masih menjadi pertimbangan setiap kali mau memperbaiki, beli baru atau dibiarkan begitu saja.

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Tantangan 10 Hari Kelas Bunda Sayang level 10 #H9

Hari penerimaan rapor. Sebelumnya tengah malam tadi Allah menggoyang bumi ini sebentar. Dari sore agak susah tidur, sampai gempa terjadi benar-benar merasakan goyangannya. Di kantor pun ini menjadi trending topik. Malam tadi sudah tidak berfikir dari mana pusatnya, seperti apa efeknya, lebih memilih untuk mengingat Allah, mohon ampun sama Allah.
Ternyata cukup dahsyat, mendengar berita dari teman dan grup wa. Yang di pesisir pantai sirine tanda bahaya ada yang berbunyi karena laut sempat surut. Alhamdulillah tak ada tsunami.
Saya pun bercerita pada teman, tentang kejadian sore kemarin. Ibu saya yang bertugas sebagai wali kelas baru kali ini didatangi wali murid karena penangguhan membayar sekolah takut rapor tidak dibagikan. Dari cerita ibu wali murid ini, beliau mengasuh sendiri anaknya sudah tidak bersama suaminya lagi. Suami tinggal dengan wanita lain (menikah lagi atau belum tidak jelas). Ayah ini tidak mau membiayai anaknya. Teman lain menimpali, banyak kasus seperti itu tetangganya juga ada mengaku belum menikah padahal sudah punya istri.
Mungkin benar, bumi ini berat karena menanggung dosa manusia. Bahkan sampai kebijakan yang membuat celah dosa makin mudah bisa jadi peringatan buat kita semua. Teman saya pun menyepakatinya.

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Tantangan 10 Hari Kelas Bunda Sayang level 10 #H8

Jumat barakah. Ketika kami bisa pulang cepat dari biasanya, akan ada waktu sekedang berbincang santai. Seperti siang ini, ibu bercerita tentang adek. Katanya dia mau berhenti dulu setelah lulus sekolah menengah. Baru satu tahun kemudian akan melanjutkan kuliah. Saya pun memberi tanggapan, setuju saja dengan pendapatnya. Toh di rumah banyak hal yang bisa dilakukan, seperti beternak ayam kampung, pelihara kambing, ternak lele, ayam petelur, bebek, dan lain sebagainya. Banyak orang sukses dari hal sederhana. Saya cerita tentang orang yang sukses dari beternak kelinci. Ibu berkomentar, simbah dulu pernah beternak kelinci. Saya baru dengar kali ini, simbah memang telaten sampai usianya sekarang yang sepuh. Kelinci itu tak mudah dipelihara kata ibu. Memang bener, harus telaten dan ada sop dari apa-apa yang dikerjakan.

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Tantangan 10 Hari Kelas Bunda Sayang level 10 #H7

Kamis. Karena masih penasaran dengan film animasi saya pun mencoba mendown load lagi beberapa dari link you tube yang bisa dilihat off line.
Setelah dicermati, produser dari film tersebut adalah pixar. Pixar sendiri sudah sering saya baca, namun tidak begitu ngeh sampai setelah menonton film piper. Film animasi garapan pixar memang terkenal dan keren. Sayangnya tidak banyak yang bisa ditonton off line. Streaming di rumah banyak kendalanya, terutama sinyal 😌
Sudah semangat tapi tak seperti yang direncanakan. Sampai di rumah ternyata sudah kelelahan. Yang tadinya mau sharing dan cerita lagi ma adek kalah ma keadaan. Tepar semua. Dan malam pun berlalu dengan keheningan.

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Tantangan 10 Hari Kelas Bunda Sayang level 10 #H6

Cemilan bunda sayang kali ini memikat saya. Menambah ilmu baru tentang cara mendongeng. Ada yang berbeda, karena ada link you tubenya. Saya pun download agar nanti bisa ditonton saat off line di rumah. Sesampainya di rumah, saya baru bisa melihatnya. Adek saya ingin ikut melihat dan kami pun menonton berdua. Sambil menonton saya ilustrasikan adegannya karena memang tidak ada teksnya. Adek saya sangat tertarik. Bagus ya Mb komentarnya.

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Tantangan 10 Hari Kelas Bunda Sayang level 10 #H5

Pulang awal menjadi hal yang tak biasa. Semua pun bertanya kenapa pulang awal? Tidak seperti biasanya.
Sambil rehat dan menikmati makan siang mengalirlah cerita tentang sehari ini. Kondisi kantor yang tidak kondusif membuat saya jengah berlama-lama disana. Intinya masih berputar pada satu orang.
Di ruang tamu kami berbagi cerita sore ini. Dan waktu pun harus terjeda karena adzan asyar berkumandang.

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Senin, 11 Desember 2017

Tantangan 10 Hari Kelas Bunda Sayang level 10 #H4

Setelah sekian lama, akhirnya 😊. Berinteraksi dengan sosok 'aneh' ini saya ibaratkan dengan sebuah katak. Pada teman saya bercerita, katak ini karakternya buruk banget. Tahu kenapa? Karena dia sukanya sikut kanan, sikut kiri, injak bawah dan jilat atas. Karena kita di bawah ya akhirnya diinjak-injak dan di sikut-sikut gegara dia khawatir kita merebut posisinya. Satu lagi katak itu keras suaranya, namun hanya di dalam tempurung. Dia tak pernah keluar dari dunianya. Sudahlah ga usah dipikirkan. Saya berusaha untuk menenangkan teman saya dan terutama diri saya sendiri.
Terbesit ingatan akan seorang tokoh di zaman nabi 'Abdullah bin ubay' yang sangat terkenal karakter jeleknya. Mungkin hampir mirip (atau lebih parah lagi) saya sebut 'Abdullah bin ubay jaman now' karena sifat munafiknya yang 'kebangetan'. Jadi ketika emosi sedang dipacu, maka saya ingat kisah itu. Rasulullah saja bisa bersabar, dengan orang seperti itu bahkan masih mau mendoakan dan mensholatkan, kenapa saya tidak?. Karakter itu sudah ada sejak zaman nabi dahulu. Kalau sekarang ada juga wajar. Allah menguji hambanya dengan jalan seperti itu. Ketika berat dirasa beban ini, maka saya pun lebih memasrahkan ke Allah, saya dulu meminta yang terbaik dari sisi Allah dan diberi ini. Jika ini bukan yang terbaik, berikan petunjuk jalan yang lebih baik ya Rabb (Aamiiin).
Karakter katak ini saya jumpai dari komunitas sukses mulia. Mereka yang mau sukses mulia tidak akan mencontoh atau mengambil sikap seperti katak. Jangan deh. Sukses kita ga hanya di dunia saja, namun juga membawa kemuliaan di akherat kelak. (Aamiiin)

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Selasa, 05 Desember 2017

Tantangan 10 Hari Kelas Bunda Sayang level 10 #H3

Selasa. Berada di ranah publik, berinteraksi dengan berbagai karakter. Aksi dan reaksi. Ada gesekan, kesalahpahaman, pertentangan dan segala lika-likunya.
Ada seseorang yang menurut kami karakternya 'antagonis' kalau dalam film. Enggak banget deh, dan tak habis kita berusaha mencari solusi. Seperti hari ini, orang itu berkeluh kesah sepanjang waktu plus mencari kesalahan orang lain. Teman saya mulai jengah, padahal hari kemarin saja ga berangkat alasan sakit yang entah dibuat-buat atau beneran sakit. Saya pun meredamnya, sudah tidak usah dianggap. Pernah dengar kisah kancil? Kancil yang entah cerdik atau licik. Pada akhirnya setiap kecurangan, ketidakadilan pasti akan terungkap dengan sendirinya. Kita masih punya Allah yang akan melindungi kita. Karena kita masih di dunia maka orang seperti itu masih ada, semoga di akherat nanti kita tidak bertemu dengan orang seperti itu (Aamiin).

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Minggu, 26 November 2017

Aliran Rasa Level 9 (Think Creative)

Berfikir kreatif itu menyenangkan dan harus ditumbuhkan. Pengalaman selama ini, ternyata jika tidak sejak dini ditumbuhkan maka akan berkelanjutan di masa depan. Entah karena malas, tidak mau bergerak atau karena telah dimatikan bakat kreatifitas itu menjadikan pribadi mandul. Sekedar menjalani hari tanpa makna, mengalir seperti air, dan bingung ketika menghadapi permasalahan. Tidak produktif.
Pribadi seperti ini akan menghambat kinerja jika berada dalam suatu tim work.
Betapa menyenangkannya saat kreatifitas itu bisa menjadi ruh dalam kehidupan sehari-hari. Selalu ada hal baru, selalu ada yang menatang.
Terima kasih kepada ibu profesional yang menjadikan materi ini sebagai tantangan di level ini. Selamat berkreasi, selamat menemukan hal-hal baru sekecil apapun itu 😉😊

Senin, 13 November 2017

Level 9 "Think Creative" H10

Alhamdulillah hari ke sepuluh. Cerita hari ini tentang kertas bekas stiker etiket. Semenjak etiket plastik ditambah dengan kertas stiker, pekerjaan kita nambah lagi yaitu menempel stiker kertas di plastik obat. Dari sana kita punya sisa kertas yang berwarna kuning, dimana bagian yang licin yang menempel dengan lem stiker tidak bisa dimanfaatkan tetapi sebaliknya ada permukaan yang bisa ditulisi seperti kertas biasa. Kertas bekas ini kita kumpulkan, kita gunakan untuk mencatat hal-hal yang ingin kita ingat. Seperti hari ini, kertas itu saya tulisi jadwal pusling yang broadcash lewat wa (whatsapp) agar lebih mudah melihatnya berhubung hape baru agak rewel. Karena bukan lembaran yang lebar, cuma kotak kecil jadi malah seperti kertas post it cuma tidak ada lem perekatnya. Selotiplah yang kita gunakan untuk menempel. Jadi di bawah rak itu bergantung catatan kecil kita dari jadwal, permintaan unit lain sampai username dan pasword sistem informasi. Sampah yang masih bisa kita gunakan. Bahkan sebelumnya pernah saya tanya ke ibu-ibu pengepul sampah, bisa dimanfaatkan tidak? Dan beliau menjawab bisa. Mungkin di sana akan didaur ulang menjadi apa gitu. Hal kecil pun bisa bermanfaat 😊. Semangat berkreasi 🎨🎨🎨

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative

Minggu, 12 November 2017

Level 9 "Think Creative" H9

Hari Ahad kembali. Waktunya bersih-bersih. Masih dengan air bak penampungan yang ternyata buat sarang lebah, alhamdulillah air pam sudah mengalir jadi tak perlu repot menimba di sumur. Karena bak penampungan belum dibersihkan, akhirnya ulur selang untuk mengisi bak mandi dan mencuci. Dan selesai menjemur datanglah hujan yang lumayan lebat. Pasrah sajalah. Padahal harus pergi ikut seminar. Baju yang masih basah tadi, dijemur dipinggir rumah entah nanti bisa kering atau tidak. Jikalau masih basah, semoga tidak padam listriknya sehingga bisa dikipasi (maklum belum punya mesin cuci/pengering). Ini cara sederhana yang saya dapatkan ketika kos dulu. Kipas bisa membuat pakaian tidak basah dan bisa disetrika. Ternyata cara saya ini juga dipraktekkan sama ibu sewaktu pakaiannya belum kering padahal harus segera dipakai kembali. Menjadi anak kos membuat saya menemukan banyak hal, berfikir praktis dan memanfaatkan segala hal ditengah keterbatasan.
Segala puji bagi Allah, siang hari menjelang sore sewaktu pulang seminar pakaian sudah banyak yang kering. Jadi tak perlu dikipasi😀

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative

Sabtu, 11 November 2017

Level 9 "Think Creative" H8

Aktifitas pagi ini menjadi lebih menantang karena pam air mati. Baru  kemarin sore kran air tidak mengalir dan yang keluar malah lebah madu. Sudah beberapa lama di rumah memanfaatkan air pam yang berasal dari mata air murni dusun sebelah. Ada sumur di rumah namun jarang dipakai karena airnya terkadang kering dimusim kemarau.
Pagi ini harus memanfaatkan lagi air sumur karena di bak penampungan sudah tidak ada air lagi. Jarang dipakai membuat timba air kurang maksimal bekerja. Karena baju sudah banyak yang kotor saya berencana untuk mencuci dengan air sumur. Sampai di sumur ternyata bapak sudah membenahi timba. Ember yang rapuh dan kecil sudah diganti dengan yang lebih besar dan kuat. Saya pun membantu bapak membenahi penariknya. Memang sejak dahulu saya sering melihat ketika bapak atau simbah sedang mengerjakan sesuatu. Terkadang usil dan jahil dengan peralatan yang ada. Ternyata itu mempunyai dampak yang berkelanjutan. Pernah suatu hari sewaktu masih kos, lampu kamar mati. Utak-utik sendiri alhamdulillah bisa menyala. Peran orang tua dan lingkungan juga berpengaruh, karena mereka tidak melarang ketika ikut membantu atau malah menyusahkan 😀.
Berani mencoba, tidak takut gagal dan pantang menyerah. Kata kunci untuk menumbuhkan kreativitas. Semangat berkreasi dengan hal sekecil apapun 😊.

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative

Jumat, 10 November 2017

Level 9 "Think Creative" H7

Jumat barakah. Persiapan untuk hari ini telah jauh sebelumnya. Sempat putus semangat, namun melihat kesungguhan pasien yang semangat mengayuh sepeda dengan jarak lumayan jauh menggugah kembali semangat saya untuk memberikan yang terbaik bagi mereka.
Alhamdulillah tengah hari sudah selesai, bisa pulang lebih cepat. Sore hari bisa digunakan untuk berkreasi dengan tanaman di halaman. Rencana untuk menanam tanaman dengan alat baru baru bisa dieksekusi hari ini. Sebelumnya saya menabur benih di pot dan di polibag yang mempunyai tantangan masing-masing, dan kali ini mencoba dengan alat baru itu. Semoga bisa tumbuh dengan baik. Aamiiin.
Menjelang malam, karena tidak ada lauk saya mencoba membuat mie goreng. Membuat dengan cara berbeda, karena saya ingin menambahkan sayur di mie goreng sayurnya saya masak bersama menggodok mie. Hasilnya alhamdulillah lumayan, yang lebih membuat menyenangkan adalah sayurannya (sawi dan seledri) merupakan hasil memetik sendiri di halaman dan telur sebagai tambahan diambil dari kandang.

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative

Kamis, 09 November 2017

Level 9 "Think Creative" H6

Menanti hujan yang masih deras. Masih hangat dalam ingatan ini, kejadian yang membuat saya merasa sedikit bersalah. Ini kisah tentang seorang teman, dia belum lama dipindah ke unit rawat jalan dimana bagiannya punya hubungan dengan unit saya. Berulang kali teman saya itu salah meminta barang. Ini masih kami pahami selaku orang baru. Sampai suatu hari, dia bertanya pada teman yang lain dan kebetulan sedang di ruangan kami. Saya melihat apa yang dia tanyakan, mengubah ppt menjadi notulen. Tak sengaja saya berkomentar 'kaya gitu saja kok tanya to Mb?' Ternyata komentar saya itu menyakiti perasaannya. Padahal saya tidak bermaksud menyakiti. Menurut saya, dewasa yang tumbuh di bawah saya usianya pasti tak asing dengan presentasi dll dan secara dia pernah menjadi mahasiswa sepertinya bukan hal baru lagi.  Dalam sudut pandang saya, teman saya ini kurang percaya diri dalam melakukan hal-hal baru. Mungkin dahulunya dia sering dilarang orang tuanya atau terlalu dilindungi. Teman lain berkomentar, dia terlalu ingin melakukan yang terbaik. Entahlah siapa yang benar. Saya pun langsung meminta maaf padanya, butuh berhari-hari dan hari ini dia sudah mau menyapa lagi. Namun karena mood saya yang capek banget hari ini, malah tak tanggapi biasa saja. Maafkan saya ya Mb...semoga kita akur lagi 😊

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative

Rabu, 08 November 2017

Level 9 "Think Creative" H5

Pagi ini banyak yang harus dikerjakan, sudah diusahakan berangkat lebih pagi dari biasanya. Harapannya bisa mengerjakan pekerjaan yang belum selesai. Namun ternyata sesampainya di tempat kerja lupa tidak membawa kunci, sambil menunggu yang membawa kunci datang akhirnya mengerjakan di luar.
Tugas ini sebelumnya sempat didelegasikan untuk dikerjakan orang lain, namun hasilnya tidak rapi dan tidak enak dilihat. Kami pun mengambil kembali pekerjaan ini dengan risiko menambah beban kerja. Menyiasati hal ini kita usahakan dengan mencicil setiap harinya sedikit demi sedikit agar tidak terlalu berat. Semoga besok bisa selesai tepat waktu dengan hasil yang memuaskan. Aamiiin.

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative

Selasa, 07 November 2017

Level 9 "Think Creative" H4

Barakahnya hujan. Awal pekan yang tersibukkan dengan beraktifitas di ranah publik, melalaikan tanaman yang setiap pagi dijemur. Sudah menjadi keingingan sejak lama mempunyai tanaman selada di rumah karena praktis dan lebih terjamin. Alhamdulillah diijinkan Allah bisa menanam dan bisa tumbuh. Ternyata butuh ketelatenan dan perjuangan yang lebih daripada menanam tanaman lain. Seperti kemarin karena pagi hari menyengat maka semua tanaman yang baru pindah ke pot saya jemur agar mendapat sinar matahari. Qadarullah siang hari hujan mengguyur cukup deras dan tidak ada yang mengangkatnya. Alhasil daun selada yang mulai segar itu kembali layu mengenaskan.
Pagi ini saya kembali mengeluarkan tanaman selada agar kembali segar terkena matahari pagi. Mendapat peringatan dari ibu nanti kehujanan lagi seperti kemarin, saya jawab insyaAllah tidak. Jika akhirnya mati nanti bisa nanam lagi. Ibu mengusulkan bagaimana kalau ditutupi plastik bening itu. Benar juga ide ibu, tapi mana sempat buat tiang penyangganya. Bagaimana kalau pakai jemuran? Ibu malah menjawab nanti malah simbah ga tau sama saja jemurannya yang diambil. Iya benar juga.
Doalah yang terpanjat, semoga hujannya nanti malam. Hari ini belum bisa mengeksekusi ide-ide yang bermunculan  🙈🙈🙈.

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative

Senin, 06 November 2017

Level 9 "Think Creative" H3

Senin sebagai awal pekan, mempunyai peran yang sangat signifikan bagi hari-hari selanjutnya. Senin ini telah terlewati dengan berbagai agenda dengan ditemani rintik hujan.
Menjadi tantangan ketika bepergian ditengah cuaca yang tidak menentu, kadang hujan kadang terik menyengat.
Seperti hari ini, matahari pagi yang lumayan menyengat berlanjut sampai siang. Diperjalanan siang menuju sore tetiba hujan deras mengguyur. Alhamdulillah jas hujan telah tersedia, biasanya dimasukkan dalam jok tapi hari ini sudah siap dicentelan depan motor. Jadi tak perlu repot-repot buka jok kalau hujan. Belum juga sampai lampu merah hujan deras menanti di depan sana. Mumpung lampu masih merah saya pun berhenti untuk memakai jas hujan, karena masih ada jarak dengan lampu merah alhasil saya mendapat klakson berkali-kali dari mobil belakang saya. Sikap delibrative dan disiplin saya bertindak cepat. 'Lampu masih merah, mau belok juga harus ikuti rambu kenapa mobilnya berisik'...saya juga berusaha secepat mungkin memakai jas hujan, dan alhamdulillah tepat waktu selesai pas lampu hijau. Masih ada yang harus saya benahi, rok yang agak melambai saya gulung trus saya duduki. Pengalaman sebelumnya basah kuyup karena hujan yang deras menyapa. Jadi kali ini tak boleh terulang.
Malam sebelum pulang, harus mampir untuk mengambil barang. Cuaca sungguh bersabahat dengan tidak hujan. Namun ada yang kurang, biasanya saya bawa kresek untuk memudahkan membawanya dan kali ini lupa belum menyiapkan. Pulanglah saya dengan membawa kardus yang lumayan besar. Berkali-kali harus berubah posisi, dan hampir saja terjatuh. Alhamdulillah bisa selamat sampai rumah.  Kreatif menurut saya hari ini adalah tak pernah lelah untuk selalu mencoba hingga menghasilkan sesuatu yang tidak seperti biasanya 😊😊😊.
 
#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative

Minggu, 05 November 2017

Level 9 "Think Creative" H2

Hari Ahad, memasuki hari kedua 😊
Ada beberapa agenda yang telah saya persiapkan untuk hari ini. Pertama adalah beberes aka bersih-bersih dan yang kedua adalah mengikuti workshop comunity based education. Di workshop ini alhamdulillah dipertemukan dengan Bunda Lina, salah satu senior di IIP yang dekat dengan Bu Septi. Banyak hal yang saya dapat disini, yang benar-benar memacu daya kreativitas. Kami diminta untuk membuat catatan tentang nama keluarga, visi misi, core value, learning methode, dll yang tertuang dalam selembar kertas karton. Serasa merefresh pelajaran yang lalu. Ternyata ada beberapa hal yang belum saya tulis dan saya lupakan. Dengan menulis kita bisa mengikat kembali ilmu-ilmu yang telah lalu , mempraktekkannya membuat kita lebih paham lagi.
Sore ini ditutup dengan membuat juz dari buah kweni dengan ditambah 5 lembar daun mint (yang entah ini mint beneran atau bukan) dan alhamdulillah rasanya enak.

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative