Tampilkan postingan dengan label ILoveMath. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ILoveMath. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Agustus 2017

Tantangan 10 Hari Level 6 #H10


Hari kesepuluh. Berinterkasi dalam dunia pekerjaan terkadang terjadi gesekan halus karena berbagai macam karakter. Seperti pagi ini, suasana agak menghangat gegara stock spuit(alat suntik) ukuran 3 cc habis, padahal akan segera digunakan untuk mengambil darah pasien (kondisi pasien sudah puasa 8 jam).
Jauh hari kami dibagian perencanaan sudah memesan, tapi entah lupa atau bagaimana sampai stok menipis belum juga diadakan. Berkali-kali saya sudah membantu mengingatkan untuk segera dipesan, karena pengadaannya yang sekarang tidak bisa langsung dipesan terus ada barangnya sehingga butuh proses. Terakhir saya konfirmasi mau diantar hari Rabu, sedikit lega. Tapi ternyata sampai hari Rabu siang belum juga ada tanda-tanda barang datang. Sebelum pulang saya juga sudah menanyakan kembali dibagian pengadaan, katanya mau ditanyakan lagi. Ya sudah, karena ada kepentingan saya pun pulang. Teringat lagi hari Kamis sore kalau spuit itu belum juga datang, sayang ga ada yang bisa dikonfirmasi.

Tara...dan datanglah pagi ini. Dari pihak laboratorium tidak mau kalau tidak 3 cc, kalau bisa pakai yang 5 cc stock masih ada, tapi katanya sakit. Ditawari yg 1 cc juga kurang. Solusi terus kita upayakan.
Dan akhirnya dokter koordinator yang harus turun tangan, pinjem spuit.
Hikmah yang bisa diambil, koordinasi satu unit dengan unit yang lain sangat diperlukan. Sikap saling memahami itu harus ditumbuhkan bagi siapapun, karena jika sikap egois yang mendominasi, pekerjaan akan timpang dan ada pihak yang sangat dirugikan. Harus ada yang mengalah saat semua orang mau menang sendiri. Satu tahap pendewasaan.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Jumat, 04 Agustus 2017

Tantangan 10 Hari Level 6 #H9


Merencanakan anggaran paling enak dilakukan awal bulan saat ada pemasukan. Pengeluaran yang bisa direncanakan bisa disisihkan terlebih dahulu, agar akhir bulan tidak bingung karena anggaran sudah habis. Hal ini sudah saya terapkan, membayar hutang, sedekah, menabung menjadi prioritas. Tidak hanya bermanfaat buat diri saya sendiri, ternyata orang-orang disekitar saya pun juga tertarik melakukannya. Temen satu ruangan bahkan sudah mengingatkan saya awal bulan ini, 'ayo kita sisihkan uang buat iuran dan walimahannya temen untuk bulan ini' katanya. Ada lagi temen yang cerita, 'mbak sekarang saya dah punya amplop uang buat pos pengeluaran, ada yang buat nabung, biaya hidup, dll' saya tanggapi 'wah sekarang kamu rajin ya?' Dia jawab 'iya, kan nyonto kamu' kami pun langsung ketawa bareng.
Bahagia itu ketika kita bisa memberikan manfaat dan memberi kebaikan bagi orang lain. Semoga istiqomah dalam berbuat baik dan membagi kebaikan, Aamiin.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Kamis, 03 Agustus 2017

Tantangan 10 Hari Level 6 #H8


Hari kedelapan, tanggal 2 Agustus 2017. Awal bulan semoga penuh keberkahan, Aamiin. Hari ini akuntan kami membagikan honor bulan kemarin, diberitahukan kalau tidak jadi masuk rekening alasannya ternyata bendahara yang ke bank tidak dibawakan no rekening teman-teman, jadi ditarik tunai. Seperti kebiasaan sebelumnya, karena ada yang shift dan sudah pulang maka sebagian honor ada yang dititipkan ke saya dan alhamdulillah sampai sore tinggal 2 orang saja yang belum diambil. Resiko juga kalau dititipi seperti itu, harus dijaga bener-bener.

Oh ya,,,mengusut temen yang ngeblank jadi honornya ditarik tunai ternyata asal muasalnya karena ada omongan tentang kinerja kami yang baru tenaga kontrak/honor.
Iri atau dengki bisa menghinggapi siapa saja dan sifat ini sangat merusak keharmonisan bahkan bisa sangat berbahaya. Mereka yang tidak suka akan saling berkumpul dan mencaci mencari pembenaran.

Ujung-ujungnya memang uang. Jasa yang didapat dinilai berdasar kinerja dan tidak memandang status dia pekerja kontrak atau abdi negara. Kalau kinerjanya bagus, jasa tambahannya juga bagus. Dan kita tidak bisa menilai kinerja diri sendiri, ada tim yang akan menilai. Mungkin ada yang merasa sudah bekerja baik, tapi kok dinilai buruk harus instropeksi dimana letak kesalahannya (ini butuh jiwa yang besar untuk dapat mengoreksi diri sendiri).
Pada dasarnya manusia akan selalu kurang bahkan ketika diberi gunung emas sekalipun, dia tidak akan puas. Itulah mengapa dunia diberikan kepada semua orang karena dunia tidak berharga.

Orang yang paling berbahagia adalah mereka yang senantiasa bersyukur dengan apa yang dia punya dan yakin bahwa rezeki Allah itu tak akan tertukar. Semoga Allah senantiasa memberikan kelapangan bagi kami,  tulus memberikan kemanfaatan bagi sesama, sifat qonaah dan hati yang senantiasa bersyukur. Aamiin😌☺😊

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Rabu, 02 Agustus 2017

Tantangan 10 Hari Level 6 #H7


Hari pertama diawal bulan Agustus. Berita tentang kunjungan BPK telah beredar di grup wa, persiapan pun juga sudah dilakukan. Walau kunjungan kali ini tidak ditujukan langsung ke bagian kami, persiapan juga sudah kami usahakan.
Teringat dahulu ada cerita, kalau ada selisih antara persediaan barang/obat dengan kartu stock saja menjadi masalah. Untungnya hari sebelumnya akhir bulan, paling tidak stock barusan dihitung dan dicocokkan.
Menghitung jumlah fisik kemudian mencocokkan dengan kartu pencatatannya sudah berjalan setiap hari. Pekerjaan yang memakan waktu, namun tetap harus dilakukan. Yang menjadi tantangan adalah menghitung persediaan yang ada di unit karena banyak personel yang terlibat, ada yang telaten ada yang cuek. Terkadang ada pengeluaran tapi lupa/ tidak sempat didokumentasikan. Inilah yang kemaren jadi temuan BPK, karena stock unit tidak dimasukkan dalam laporan bulanan. Sempat heran sih pas awal masuk, tapi memang meringankan kalau tidak dihitung 😅.
Ya memang seharusnya dihitung, bahkan satu butir obat pun memang harus dipertanggungjawabkan karena itu menggunakan dana negara. Potensi untuk disalahgunakan pasti ada. Adanya audit BPK memang besar perannya. Selain menjaga kemanfaatannya sampai ke masyarakat juga mengawasi agar kinerja para pelaku agar sesuai aturan.
Menghitung dan menghitung, ternyata tidak lepas dari kehidupan sehari-hari. Semoga selalu dimudahkan 😊 Aamiin.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Senin, 31 Juli 2017

Tantangan 10 Hari Level 6 #H6


Akhir bulan selalu menjadi hari yang menantang. Sampai-sampai postingan hari kelima kemaren keteteran gegara akhir bulan 😌.
Kenapa? Disetiap akhir bulan, ada agenda stock opname. Dimana semua persediaan obat dihitung semua, dari sisa stock, penerimaan, pengeluaran dan expired date. Paling ga enak kalau ada yang geseh/ selisih. Harus diubek-ubek dimana letak kesalahnnya. Terkadang harus bolak-balik buku pengeluaran, atau bahkan nyari resep sebulan kalau belum juga ketemu. Yang bikin ketawa gemes, kalau harusnya keluar ditulis di kolom penerimaan atau harusnya nulisnya sepuluh ribu eh nol nya hilang satu jadi seribu. Kesalahan kecil yang bikin kita bercanda, ribut-ribut ga jelas sampai dari luar ada yang menengok 'kenapa kok rame sekali?'. Alhamdulillah bulan ini ada anak-anak PKL yang bantuin, masih juga belum selesai. Dinikmati aja, bermain angka dan angka.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Tantangan 10 Hari Level 6 #H5


Menanam bunga matahari. Keinginan yang lama sekali (sepertinya dari waktu masih kecil), tiba-tiba muncul kembali. Entah pesona apa yang membuat saya benar-benar tertarik dengan bunga ini. Mungkin karena dulu sering jajan kwaci, jadi pingin bunganya. Ada lirik lagunya "biji bunga matahari" lupa soundtrack lagu apa. Ceritanya ada temen yang nawari benih bunga matahari, saya bilang minat tapi dalam waktu dekat belum bisa merawat ( tempat yang masih belum memungkinkan karena mau buat hajatan) takut malah nanti ndak bisa hidup, sayang kan. Si temen bilang, ga papa nanti bisa dititipin yang jual dulu.
Selang hampir satu bulan kemudian akhirnya sudah ada tempat lagi, belum sempat menghubungi sudah keduluan dikabari. Tanamannya sudah besar, kalau lebih  besar lagi harganya beda. Dan kita pun janjian hari ahad buat ambil itu bunga.  Sampailah kita di tempat Mbak yang jualan bunga, memang tanamannya sudah besar. 'Sudah hampir berbunga ya Mb?' Tanya saya. 'Ini masih tumbuh besar lagi' jawab Mbak penjualnya. Dan tanaman itu pun sudah berpindah ke halaman rumah. Karena untuk merawat tanaman juga butuh biaya, jadi wajarlah kalau harga bisa berubah. Semoga nanti tanaman itu bisa berbunga, dan mempercantik halaman rumah... Aamiin. 

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Minggu, 30 Juli 2017

Tantangan 10 Hari Level 6 #H4


Waktu. Berputar mundur tanpa pernah bisa terulang. Jadi memanfaatkan waktu sebaik mungkin adalah tugas kita.
Di hari ke empat ini, mengambil hikmah dari waktu. Selama ini, hari libur adalah waktu untuk bebersih dan bebenah. Jadi selama satu hari (biasanya hari ahad) dari pagi sampai sore dimanfaatkan untuk itu. Namun beberapa hari ahad ini, ada saja agenda yang tersisip sehingga rutinitas itu bergeser.
Pagi ini berpacu dengan waktu. Mencuci baju di pagi hari sebelum berangkat ternyata menyita waktu, terutama baju yang berwarna putih. Setelah selesai mencuci jam sudah menunjukkan 7 lebih 20. Walaupun masuk masih pukul 08.00, 15 menit sebelumnya ada agenda apel pagi dahulu. Saya pun bergegas, perkiraan 15 menit insyaAllah bisa sampai. Jam di kamar sudah menunjukkan pukul 7.25 masih saya usahakan untuk sholat dhuha terlebih dahulu, dalam hati berkeyakinan kalau saya menjalankan apa yang Allah perintahkan Allah akan memudahkan jalan saya.
Sebenarnya tidak apa kalau terlambat apel, toh pelayanan tetap akan dimulai pukul 08.00. Namun rasanya kok ada yang janggal kalau terlambat. Alhamdulillah bisa berangkat juga, hape menunjukkan jam 07.35 selisih 3 menit dari finger print. Langsung deh tancap gas dengan tetap berhati-hati. Sampai ditujuan tanpa buka jaket dan slayer buru-buru cap jari dulu, dan waktu menunjukkan 7.44.  Masih belum apel, walau sedikit malu karena tak sedikit yang bilang  'kok kesiangan?' Dijawab singkat iya e sambil disenyumin 😊.
Sepanjang perjalanan alhamdulillah dimudahkan, biasanya 20 menit kalau berjalan santai. Ini bisa kurang dari 15 menit. Pelajaran hari ini, persiapan harus lebih awal agar tidak terburu-buru.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Sabtu, 29 Juli 2017

Tantangan 10 Hari Level 6 #H3


Hari ketiga di tantangan ini tentang jajanan pasar. Hari senin dan kamis di depan tempat kerja merupakan hari pasaran, jadi berbagai macam penjual dan pembeli berkumpul di hari itu. Tak luput kami pun sering nitip temen untuk minta tolong dibelikan jajanan pasar. Senin sebelumnya teman kami membelikan buah jambu air, rasanya manis kami pun ketagihan dan memesan untuk dibelikan lagi. Hari Kamis pun tiba, pesanan sudah dibelikan. Kami berdebat tentang harganya, dua orang yang membeli mengatakam dua harga yang berbeda. Yang satu mengatakan 19 ribu per kg yang lain bilang 12 ribu per kg. Dua-duanya bilang benar semua, kami percaya saja dengan masih menyisakan tanya siapa yang benar???. Saya bilang ke teman saya, kok rasanya beda. Iya sih sama-sama manis, tapi rasa manis yang kemarin dibeli hari senin jauh lebih manis. Temen bilang sama saja, ya okelah.
Misteri pun terkuak hari selanjutnya. Temen saya yang nitip 1 kg buat dibawa pulang dikasih tahu ibunya kalau memang ada dua harga yang berbeda. Yang satu 1 kg nya 19 ribu dan yang satu 12 ribu per kg dan yang dibeli pas hari senin itu yang 19 ribu sedang yang dibawa pulang temen itu yang 12 ribu. Akhirnya kita semua ketawa bareng-bareng, maunya hemat malah ketahuan 😀😀😀. Memang rasa itu tak pernah berbohong, iya kan?

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Jumat, 28 Juli 2017

Tantangan 10 Hari Level 6 #H2


Waktu akan terus berjalan, dan diri harus terus berproses. Tahap pembelajaran hari ini adalah memenej keuangan dengan sebaik mungkin. Pernah suatu waktu (jaman dahulu kala) benar-benar tertata dengan rapi. Setiap kebutuhan ada jatahnya sendiri-sendiri dan dimasukkan tempatnya masing-masing. Ada dana untuk kebutuhan sehari-hari, pulsa, alokasi buat nambah ilmu, sampai dana tak terduga. Kesemuanya dalam bentuk uang tunai. Dan itu semua berubah hari ini. Dua bulan ini fee bulanan tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, akan tetapi langsung ditransfer ke rekening masing-masing. Awal-awal masih punya uang tunai cadangan sehingga bisa bertahan tidak merogoh atm. Bulan ini terasa sekali pengeluaran yang mengalir deras, dan mau ga mau harus membobol atm.
Kisah hari ini seru sekali, saya sebenarnya males kalau harus mampir-mampir saat sudah dijalan apalagi mampir atm. Dari awal pekan memang sudah banyak pengeluaran, dan uang tunai di dompet sangat mepet. Kemarin aja alhamdulillah masih ada sisa, karena butuh mood boster jadi deh kalap buat jajan. Sudah berencana mau mampir ke atm tapi kesiangan, batal deh. Pagi ini mau ga mau harus ke atm, karena bensin juga dah mepet. Bingung, mau beli bensin dulu tapi uang tunai mepet sedang atm lebih jauh (atm setelah melewati pom bensin). Daripada bolak balik prepare dulu dari rumah, bangun lebih pagi dan ngecek sisa uang tunai. Biasanya kalau ngisi bensin penuh sekitar 25 ribuan lah...nah berhubung masih di atas garis merah, paling perkiraan 20 ribuan. Ow ow...uang kertas ada satu sepuluh ribuan satu lima ribuan dan dua dua ribuan. Bongkar-bongkar dapet satu dua ribuan, semua ada 21 ribu. Masih agak ragu, ada receh 500 an, lumayanlah buat jaga-jaga. Sesampai di pom bensin, pede aja bilang full walaupun agak deg-degan juga. Sambil lihat ada atm, tapi beda bank kalau kepaksa bisa dipake. Angka terus berputar melebihi 20 ribu dalam hati tambah was-was kok ya ga penuh-penuh ni gimana. Akhirnya si bapak bilang "22 ribu Mb" dan semua uang beralih ke tangan si bapak, dengan ucapan maaf karena uangnya receh 😅.
Sekali ini dan semoga tidak terulang lagi. Sensasinya luar biasa, Alhamdulillah masih diselamatkan. Walau kita berencana, namun sungguh rencana Allah selalu lebih baik. Mengambil hikmah, untuk urusan dunia saja harus kita rencanakan dan persiapkan apalagi untuk akherat nanti, harus lebih disiapkan lagi.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

Tantangan 10 Hari Level 6 #H2


Waktu akan terus berjalan, dan diri harus terus berproses. Tahap pembelajaran hari ini adalah memenej keuangan dengan sebaik mungkin. Pernah suatu waktu (jaman dahulu kala) benar-benar tertata dengan rapi. Setiap kebutuhan ada jatahnya sendiri-sendiri dan dimasukkan tempatnya masing-masing. Ada dana untuk kebutuhan sehari-hari, pulsa, alokasi buat nambah ilmu, sampai dana tak terduga. Kesemuanya dalam bentuk uang tunai. Dan itu semua berubah hari ini. Dua bulan ini fee bulanan tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, akan tetapi langsung ditransfer ke rekening masing-masing. Awal-awal masih punya uang tunai cadangan sehingga bisa bertahan tidak merogoh atm. Bulan ini terasa sekali pengeluaran yang mengalir deras, dan mau ga mau harus membobol atm.
Kisah hari ini seru sekali, saya sebenarnya males kalau harus mampir-mampir saat sudah dijalan apalagi mampir atm. Dari awal pekan memang sudah banyak pengeluaran, dan uang tunai di dompet sangat mepet. Kemarin aja alhamdulillah masih ada sisa, karena butuh mood boster jadi deh kalap buat jajan. Sudah berencana mau mampir ke atm tapi kesiangan, batal deh. Pagi ini mau ga mau harus ke atm, karena bensin juga dah mepet. Bingung, mau beli bensin dulu tapi uang tunai mepet sedang atm lebih jauh (atm setelah melewati pom bensin). Daripada bolak balik prepare dulu dari rumah, bangun lebih pagi dan ngecek sisa uang tunai. Biasanya kalau ngisi bensin penuh sekitar 25 ribuan lah...nah berhubung masih di atas garis merah, paling perkiraan 20 ribuan. Ow ow...uang kertas ada satu sepuluh ribuan satu lima ribuan dan dua dua ribuan. Bongkar-bongkar dapet satu dua ribuan, semua ada 21 ribu. Masih agak ragu, ada receh 500 an, lumayanlah buat jaga-jaga. Sesampai di pom bensin, pede aja bilang full walaupun agak deg-degan juga. Sambil lihat ada atm, tapi beda bank kalau kepaksa bisa dipake. Angka terus berputar melebihi 20 ribu dalam hati tambah was-was kok ya ga penuh-penuh ni gimana. Akhirnya si bapak bilang "22 ribu Mb" dan semua uang beralih ke tangan si bapak, dengan ucapan maaf karena uangnya receh 😅.
Sekali ini dan semoga tidak terulang lagi. Sensasinya luar biasa, Alhamdulillah masih diselamatkan. Walau kita berencana, namun sungguh rencana Allah selalu lebih baik. Mengambil hikmah, untuk urusan dunia saja harus kita rencanakan dan persiapkan apalagi untuk akherat nanti, harus lebih disiapkan lagi.

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs